Akui dan katakan Kebenaran

Banyak orang yang takut untuk mengatakan suatu kebenaran dan bahkan butuh waktu yang lama untuk mengakui suatu kebenaran. Adapun yang menghalanginya selain ketidaktahuan adalah ketakutan yang muncul dari kebenaran yang diungkapkan. Terkadang mengakui kebenaran menimbulkan ketakutan yang mendalam sehingga menutupinya dengan kebohongan yang ada.

Ada beberapa cara  dan persiapan yang dilakukan untuk mengakui dan mengatakan yang sebenarnya

1. Kenali kebenaran

Kita tidak bisa mengenali kebenaran,kecuali mengenalnya. Jangan sampai, kita mengenali kebenaran itu, dikala ia telah berlalu dan pergi. Terkadang seseorang sangat sulit untuk mengakui masa lalu. Masa lalu adalah sebab dan masa sekarang adalah akibat. Hanya dengan bersikap rileks baru bisa memulai dan melihat dengan jelas. Masa lalu dan masa depan terlalu penting untuk diabaikan. Tetapi masa sekarang jauh lebih penting dari keduanya. Jangan sampai karena masa lalu, masa sekarang menjadi sama seperti masa lalu. Jadi, buat keputusan penting,untuk berubah agar masa depan menjadi lebih baik.

2. Pilih kosa kata yang sesuai

Memilih kosa kata yang sesuai,bukan berarti akan menyembunyikan kebenaran itu. Hanya saja perlu mengembangkan kata-kata yang lebih jelas auntuk menghindari kesalahpahaman. Ada baiknya, untuk mengungkapkan kebenaran dilakukan dengan tatap muka.

3. Persiapkan diri

Persiapkan diri dari berbagai tanggapan. Karena tidak semua orang dapat menghadapi suatu kebenaran yang ada. Tetapi satu yang pasti, dibalik itu semua kebenaran harus tetap dilakukan, apapun resikonya. Yah,,,sebenernya sih resiko yang diambil ketika mengambil resiko ini sih lumayan besar, tapi dampaknya akan jadi besar juga. Misal,klo diambil dari kehidupan sehari-hari,ketika mengakui suatu kesalahan, yah..dampaknya bisa bermacam-macam sih.. ada yang menerima, marah, kesal,nangis, kecewa,dsb. Tapi setelah itu ada satu hal yang pasti bahwa itu akan jauh lebih baik daripada mendapat sebuah kebenaran dari orang lain.

Hm…silahkan mencoba yah… Tapi yang paling penting di point ke 3… Persiapkan dahulu untuk menghadapi segala resikonya.. Pa lagi klo masalah hati.. Hm.. Tapi klo masalah hatinya mengungkapkan perasaan,,, Wah, itu lain lagi..😀

sumber : the 23th Law of attraction

8 Comments »

  1. siap dari berbagai tanggapan….
    ni die yang ribet…..
    harus siap lahir batin🙂

  2. Andhika said

    ah si ridho ngasih komen..kaya yang ngerti aja isinyah apaan.
    hahahaha

  3. douwee said

    wkwkwkwk
    ridho,,,mo ngapain lu ampek perlu siap lahir batin

  4. mineayu said

    @ridho,,,siap lahir bathin apanya?

    @dhika…emg kamu ngerti mksdnya?

  5. @ayu & douwee
    yah siap lahir dan batin…
    kapan kalo orang lebaran aje
    kudu mohon maap lahir dan batin….
    berarti kudu ikhlas…
    gak nyambung yak😀

  6. Andhika said

    hahaha…ridho grogi di tanyain gituh

  7. qurthobi said

    Menyampaikan kebenaran juga g harus secara langsung kan.. Banyak cara dalam penyampaian sesuatu.. Mau yang indah atau menyakitkan semuanya ada.. Tergantung cara anda bermain..

  8. douwee said

    @ridho

    cieee…
    ketahuan deh ma andika tuh

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: