Cinta itu Kesempatan ataukah pilihan?

Ada sebuah tulisan yang menarik yang sebelumnya pernah ku publish di blog-ku lainnya

Pada saat kita bertemu dengan seseorang yang sempurna dan yang kita cintai, di saat yang tepat, di tempat yang tepat dan di waktu yang tepat. Itu adalah kesempatan.

Saat kamu bertemu seseorang yang membuatmu tertarik. Itu bukan pilihan.Itu adalah kesempatan.

Selalu bersama dalam setiap waktu dan banyak pasangan yang jadian Karena hal ini,bukanlah suatu pilihan. Itu adalah kesempatan.

Perbedaannya adalah setelah semuanya itu terjadi. Kapan kau akan membawa rasa cinta, suka, dan ketertarikan tersebut naik ke tingkat selanjutnya?

Ketika akal sehat kita kembali bermain, kita akan duduk dan menimbang kembali apakah kita ingin melanjutkan hubungan tersebut atau melepaskannya. Jika kau memilih untuk mencintai seseorang tersebut, meskipun dengan segala kekurangannya, itu bukanlah kesempatan. Itu adalah pilihan.

Disaat kau memilih untuk bersama dengan seseorang, tidak peduli dengan hal lainnya. Itu adalah pilihan.

Meskipun kau tahu banyak orang di luar sana yang lebih menarik, pintar, dan lebih kaya daripada pasanganmu, dan ya, kau memutuskan untuk tetap mencintai pasanganmu apa adanya. Itu adalah pilihan.

Cinta, suka, ketertarikan datang kepada kita dari kesempatan. Tetapi cinta sejati itu adalah sungguh-sungguh suatu pilihan. Sebuah pilihan yang kita buat.

Ada sebuah kutipan indah mengenai teman sejiwa atau pasangan hidup : “Takdir akan membawamu untuk bersama, tetapi untuk tetap bersama sampai akhir, itu tergantung dari dirimu sendiri.” Aku percaya bahwa teman sejiwa dan someone special yang diciptakan untuk kita itu benar-benar ada. . Tetapi itu masih tetap tergantung pada diri kita untuk membuat pilihan tersebut, apakah kau akan melakukannya atau tidak. Kita mungkin akan menemukan teman sejati kita dengan kesempatan yang ada, tetapi untuk mencintai dan bersama dengan teman sejiwa kita, itu adalah tetap pilihan kita untuk mewujudkannya.

Kita datang ke dunia ini bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk mencintai..

Tetapi untuk belajar, bagaimana mencintai seseorang yang tidak sempurna dengan sempurna…

reff: http://rahke-ayu2531.blog.friendster.com/2007/04/cinta-itu-kesempatan-atau-pilihan-ya/

8 Comments »

  1. ayo belajar…..
    belajar… dan belajar…..
    sampai akhir hayat…..

    *wahh ganti theme yah…..
    Merah meriah…..😀😀

  2. Andhika said

    saya sendiri kurang sependapat dengan bung Ridho.
    bukan ‘Merah Meriah’ tapi ‘ Merah Merona’.

    mungkin saudari Eka sedang jatuh cinta

    • mineayu said

      @ ridho, yah,,biar beda… jadi gak sama dgn yg lain .. daripada pink🙂
      @ dhika, setauku warna pink deh klo jatuh cinta…

  3. jadi, siapa yang dicintai pada akhirnya?😀

  4. Amin……….

  5. duwi said

    nice posting🙂

  6. Iluy said

    kdang qt slalu nglwatin ksempatan yg ada hnya demi suatu pilihan yg tdna qt anggap benar tp tnyata salah ..

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: